PPK KECAMATAN JALANCAGAK

Rabu, 05 Desember 2012

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA (DPS) DESA TAMBAKAN

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA (DPS) DESA BUNIHAYU

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA (DPS) DESA JALANCAGAK

DAFTAR PEMILIH SEMENTARA (DPS) DESA SARIREJA

Minggu, 11 November 2012

Yance-Tatang, Pendaftar Paling Akhir ke KPU Jabar



Pasangan dari partai politik yang paling akhir melakukan “pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013”, adalah Irianto MS. Safiuddin (Yance) dan Tatang Farhanul Hakim yang diusung Partai Golongan Karya (Golkar). Sejak semula pasangan ini memang telah merencanakan datang dan  mendaftarkan pencalonannya ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) Sabtu (10/11) malam pukul 22.00.      
Namun kenyataannya, Yance-Tatang tiba di Sekretariat KPU Jabar Jl. Garut No. 11 Bandung 30 menit lebih awal dari rencana, yaitu pukul 21.30, setelah menempuh perjalanan berjalan kaki (longmarc) sambil melakukan pawai obor bersama ratusan massa pendukungnya dari kantor DPD Golkar Jawa Barat, Jl. Maskumambang Bandung.  
Kedatangan mereka disambut dengan yel-yel dari ratusan anggota Satgas Baladika Karya dan Satgas Kosgoro, yang satu jam sebelumnya sudah menunggu dan berjaga di halaman KPU Jabar. Keduanya dipersilahkan oleh beberapa petugas untuk langsung menuju aula untuk mengikuti prosesi pendaftaran yang dipimpin Komisioner KPU Jabar merangkap Ketua Pokja Pencalonan, Teten Setiawan, dan sekretarisnya Teppy Dharmawan.   
Berkas pendaftaran Yance-Tatang, yang dalam pencalonannya sebagai cagub dan cawagub memperkenalkan jargon “Intan” (kependekan dari Irianto dan Tatang), diterima oleh Teten dari Sekretaris Partai Golkar Jawa Barat, Iswara. Setelah kelengkapannya diperiksa selama setengah jam, Teten mengumumkan bahwa pasangan ini memenuhi persyaratan pendaftaran, dan dinyatakan berhak mengikuti pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013.        
Sesaat setelah pengumuman itu, Yance-Tatang diminta naik podium untuk menyampaikan pidatonya di hadapan puluhan wartawan berbagai media massa. Pada kesempatan itu, Yance mengungkapkan alasan pencalonannya yang semata-mata ingin memuliakan Jawa Barat. Untuk itu tidaklah sulit bagi Yance dan Tatang, karena ia sendiri memiliki pengalaman menjadi Bupati Indramayu dan Tatang pun pernah menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya.         
“Saya tidak mau mengambil pasangan dari orang-orang yang belum pernah bekerja. Oleh karena itu, saya mengajak Pak Tatang untuk menjadi pendamping saya, karena beliau sama dengan saya, punya pengalaman menjadi bupati. Kami ingin berbuat lebih banyak lagi bagi Jawa Barat, makanya kami ikut mencalonkan diri di Pilgub ini. Walaupun terpilih atau tidaknya nanti, ada di tangan Tuhan,” kata Yance menjawab pertanyaan wartawan.
Ketika ditanya perjalanannya ke KPU Jabar dengan cara longmarc, menurut Yance yang juga Ketua Partai Golkar Jabar, dimaksudkan untuk merasakan bagaimana nasib rakyat miskin yang tidak memiliki kendaraan pribadi atau tidak mampu menggunakan angkutan umum. Perihal mengapa ia memilih mendaftar ke KPU Jabar pada hari terakhir dan 2 jam menjelang penutupan pendaftaran, alasannya untuk mengetahui sejauh mana kekuatan lawan.  
“Saya harus membaca lawan, daripada dibaca lawan. Pengambilan waktu injury time sudah untuk mendaftar pernah juga saya lakukan dua kali di Indramayu,” tukasnya seraya mengakui dalam Pilgub ini Yance memiliki lawan cukup berat dari kalangan artis terkenal, “Sementara saya profesional saja dengan Pak Tatang. Saya dan Pak Tatang pernah menjabat jadi bupati selama dua periode, dan untuk maju di Pilgub ini saya butuh figur pemimpin dari Priangan Timur”. (MC/KPUJBR)

Aher-Deddy Mizwar, ke KPU Jabar Dikawal Didi Petet




Pendaftar ketiga pada hari terakhir “pendaftaran bakal pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013”, Sabtu (10/11), adalah pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar. Petahana (incumbent) yang berpasangan dengan aktor film kawakan ini datang ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat (KPU Jabar) pada saat hujan deras, sore pukul 16.30.
Dengan mengendarai bus yang dikawal beberapa mobil pribadi, kedatangan Aher dan Deddy Mizwar ke Sekretariat KPU Jabar Jl. Garut No. 11 Bandung didampingi para pimpinan dan tokoh 3 partai politik pengusungnya, yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), serta mendapat pengawalan dari ratusan kader PKS. Tampak pula mendampingi pasangan ini seorang aktor film Didi Petet dan pengamat politik Eep Saeful Fatah.
Setelah berkas pendaftaran dinyatakan memenuhi persyaratan oleh Komisioner KPU Jabar merangkap Ketua Pokja Pencalonan, Teten Setiawan, pasangan ini langsung naik podium setelah diminta oleh pembawa acara, untuk memberikan penjelasan kepada puluhan wartawan seputar pencalonannya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat (Pilgub) 2013.
Dalam pidatonya di depan wartawan, Aher menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan Pilgub 2013 berjalan lancar dan sukses, serta masyarakat Jawa Barat mendapatkan pemimpin yang baik dan amanah, yang hidupnya selalu memberikan manfaat bagi orang lain. Karenanya, ia dan pasangannya Deddy Mizwar berjanji akan siap mengabdi untuk rakyat Jawa Barat.
Sedangkan rakyat Jawa Barat sendiri dinilai Aher sebagai masyarakat yang religius dengan jumlah paling banyak dibanding provinsi lain di Indonesia, sehingga membutuhkan pemimpin yang sangat kuat pikirannya, dan memiliki tenaga besar untuk mengemban amanah menghadirkan kesejahteraan dan rasa aman di provinsi ini.  Ia berharap dirinya dan Deddy Mizwar merupakan orang yang kuat dan amanah untuk mengemban tugas berat sebagai pemimpin Jawa Barat.
“Kami punya keyakinan, ketegasan dan niat yang ikhlas untuk beribadah kepada Allah Subhanahuwata’ala, kami akan maju dalam Pilgub 2013. Dunia, tidak mencatat kata-kata yang banyak, dunia juga tidak pernah mencatat pikiran tidak semata-mata pikiran, tetapi dunia mencatat kata-kata dan pikiran yang diejawantahkan dalam sebuah pekerjaan yang besar. Kami, saya dan Kang Deddy Mizwar satu hati, satu visi, satu misi, dan satu itikad untuk membangun Jawa Barat,” ucap Aher.
Di bagian lain pidatonya ia mengungkapkan alasan mengapa Aher memilih Deddy Mizwar. Ia merasa memiliki hati yang sama, sisi yang sama, Deddy Mizwar adalah sosok yang memiliki karakter, dan bukan semata-mata karena namanya terkenal sebagai tokoh seniman film. Untuk itu, Aher meminta ijin dan doa restu kepada seluruh masyarakat Jawa Barat agar ia dan pasangannya berkesempatan memberikan yang terbaik dari yang sudah baik sebelumnya.     
Ketika didaulat bicara, Deddy Mizwar mengatakan pencalonannya dalam Pilgub 2013 adalah suatu kehormatan baginya sebagai orang nonpartisan, “Karena sekarang saya dipercaya mendampingi Kang Aher, maka mudah-mudahan saya dipercaya juga oleh rakyat Jawa Barat. Tanpa kepercayaan dari rakyat, apalah artinya seorang pemimpin. Sebab, rakyatlah yang memiliki kedaulatan dan paling berkuasa dalam sebuah pemilihan pemimpin”. (MC/KPUJBR)